Minggu, 22 April 2012
SabarKu
aku memang manusia lemah yang tak berguna
dimanapun aku berada aku hanya membawa derita
kuakui aku memang tak bisa apa-apa
yang kumiliki hayalah selembar rasa sabar yag selalu ku jaga
Cinta pandangan pertama
Saat pertama kali berjumpa
Ku telah jatuh hati pada mu
Engkau merubah hidup ku
Lebih berwarna dan penuh makna
Bantu Aku Membenci Dirimu
dia kembali mengisi setiap ruang kosong di hidup ku
dengan belaian sayang dan semua janji-janji cintanya terhadap diriku
sungguh...
ku tag mengerti dengan semua ini
kemarin dia pergi tinggalkan diriku sendiri dalam sepi bertemandkan mimpi
mimpi yg takan mungkend dapat ku miliki
sekarang dia datang membawa sejuta harapan baru yg telah hilang di makan waktu
Pahami Aku dan Perasaan Aku...
Telah ku coba tuk mencari pengganti dirimu
Melabuhkan hati di semua wanita yang ku cinta
Tapi tetap saja ku tak bisa mengganti dirimu di hati ku
Saat semua telah berlalu seiring waktu
Telah ku temukan sang penakluk hati ku
Dia merubah setiap detik alur hidup ku
Kembali Pergi
Setitik kebahagiaan datang saat ku lihat dia kembali
Rasa kerinduan yang mendalam telah terhapuskan
Suasana hati yang tak karuan menerjang kesunyian
Namun semua hilang saat mobil berjalan
Rasa Ini
Sehangat mentari pagi yang menyinari bumi
Engkau datang membius hati dan fikiran ini
Perlahan namun pasti
Rasuki fikiran dan hati ini
CERITA KU
Tett... tett... tet... Bel berbunyi, tanda bahwa semua siswa harus sudah memasuki kelasnya masing-masing. Hm... Hari ini adalah hari pertama aku menggunakan seragam putih biru. Seneng sih bisa bertemu dengan teman-teman baru, guru baru dan suasana yang baru. Saat di kelas, aku hanya bisa terdiam seribu bahasa. Bagaimana tidak? Aku belum kenal dengan teman-teman ku di kelas.
DIMANA AKU?
Hari ini adalah hari pertama aku liburan di rumah nenek. Hm... Pasti
asyik nih jauh dari peraturan papa dan mama, pikir ku. Sesampainya di
rumah nenek aku langsung mencari kamar yang jendelanya menghadap ke
pekarangan belakang, jadi bisa sambil menikmati pemandangan. Kalau tidak
cepat, bisa-bisa kakak ku yang ambil kamar itu. Dia kan suka menindas
aku yang masih kecil ini. Asyik bisa istirahat deh di kamar ini,
pemandangannya bagus lagi, sambil menata pakaian di lemari yang sudah
tua. Di kamar ini simple, hanya ada satu ranjang/tempat tidur dan satu
lemari kayu. Kakak ku tidur di sebelah kamar ku, kamar yang itu sih
lengkap. Ada TV, kulkas, tapi tidak bisa menikmati pemandangan yang
indah seperti di kamar ku. Karena di kamar itu tidak ada jendelanya.
Lumayan cocok lah untuk kakak ku, dia kan orangnya egois dan arogan
lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)










